JARAK KEHIDUPAN (PO)

Pada nafas pertama dan terakhir
Di tengahnya, terbentang jalan panjang Dipanggil kehidupan
Landai – lerai – jerlus – haus
Cerun tinggi
Kasar, tajam, penuh duri
Henti tidak, rintih mengabur

Adakalanya terlempar kau di lohong
Gelap-gelita, bagai tiada dasarnya
Terapung, memekik, pautan dicari
Asa tidak putus, harapan tidak bulus
Kembali kau memanjat, meraba sinar terang
Terpanahnya sinar pada matamu
Gelap meruap, terang menyerak

Dan hari ini kau jatuh lagi
Pada jarak masih jauh
Apakah kau masih meratap sepi?
Saat takdir sudah tersenyum padamu
Tegakkan kepala
Meluncur qadar mu

Malaysia 27 Oktober 2016

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s