MENJUAL DIRI KEPADA KEMANUSIAAN (PO)

Tuhan … Tuhan … Tuhan.
Aku memanggilMu
setelah keringat terakhir ku titiskan
air mata darah kurembeskan
pada sekujur kemanusiaan yang kaku
Tiada bernyawa

Terlalu kecil tanganku, terlalu besar risauku
Terlalu lebar citaku, terlalu dalam cintaku
Padanya, yang sudah tidak bernafas
Biar ciuman kehidupan hinggap di bibirnya

Terlalu singkat hidupku, terlalu lemah kudratku
Terlalu tersentuh hatiku, terlalu marak sukmaku
Saksi kejahatan menyeringai, menyembul hodoh wajahnya

Sedaya-upaya
Tubuh yang kerdil ini menjual diri
Pada kemanusiaan yang sudah terbujur mati
Apakah hanya sia-sia?

Berikan aku kuasa sakti ya Tuhan,
Agar dapatku pesongkan
hati-hati manusia yang telah busuk dijamah kesombongan
Agar berkasih-kasihan dan bercinta-cintaan
Bukannya mengecat dunia dengan warna merah
Rona derita dan sengsara

Penyakit hati atas dasar
bangsa, warna kulit, agama, politik
Sudah tiada ubatnya, Tuhan!
Panjangkanlah umurku, lebarkan rezekiku
Selagi terdaya
Akan kuredah lautan api, gelap belantara
Agar bisa aku berikan nafas kembali
Kepada kemanusiaan yang telah dilupakan

Photo credit : Steve Gumaer
Kembar Rohingya di Arakan yang mati akibat kebuluran đŸ˜¥

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s