GELORA (PO)

Penat
Menahan gelora
Membuak-buak
Buatkan aku gelisah
Meresapi kepala
Bagaikan tidak dapat ditahan lagi

Aku berlari
Depan belakang
Tanpa arah tuju
Mencari-cari ruang
Untuk melepaskannya
Namun bagaimana?
Lautan manusia
Di hadapan dan belakangku
Menghimpit
Menjadikan diriku tidak dikawal lagi

Kutahan ia
Sehingga aku tiba di ruangan
Jauh dari hiruk-pikuk manusia

Ah … nyaman
Dapat juga akhirnya
Ku lepaskan angin perut
Yang telah kutahan sejak sekian lama
Harumannya
Takkan terbanding mana-mana
Minyak wangi di seluruh dunia.

HAHAHA…! Ditujukan khas buat anak muridku yang bernama Hadif. Dia meminta aku membikin satu puisi kentut untuknya. Teacher sayang kamoooo!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s