KAU (PO)

Dadamu berombak perlahan
Saat kau menarik dan melepaskan nafas
Dalam peraduanmu
Antara detik istimewa
Dalam hidup bersamamu

Kau rahmat Tuhan
Yang paling besar
Melengkapi hidup

Lekuk wajahmu kesentuh
Rambutmu ku belai
Saat ku kucup perlahan bibirmu
Tetingkap matamu dibuka halus
Senyuman terelus
Maka tubuhku didakap rapat
Dan semua kewalanganku
Bagaikan asap hilang dihembus bayu

Rasa ini
Masih rasa yang sama
Ketika kali pertama bertemu
Sensasinya menjalar
ke seluruh tubuhku
Manis bagaikan madu
Seperti 10 tahun yang lalu

Teruslah menjadi malaikatku
Dan akukan terus menjadi bidadarimu
Selagi hayat dikandung badan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s