“HELLO!” (PO)

Merongrong perasaan ini
membungkam rasa
jari terus menari
rancak sekali di atas paha

Di atas bas ini
hingar-bingarnya mengusutkan pikiran
Namun dalam kekalutan ini
ternampak hanya kau yang di hadapan

Kau di sana
berseluar jeans santai sahaja
berteleku sambil menatap buku
Wah…Kahlil Gibran memang pujaanku

Terkumat-kamit bibirku
hanya inginku katakan
satu perkataan, lima huruf itu
Sukarnya bagaikan mengait bulan

Saat tapak kakiku mula melangkah mendekatimu
Jantungku berdegup kencang
Kering bibirku
Bagaikan padang pasir gersang

Nah, kini aku sudah di hadapanmu
Ribut dan petir beraja di hatiku
Ombak tsunami membadai di pikiranku
Terkaku pula kini bibirku

“Hello!”

Akhirnya bibirku membuahkan kata
Ribut dan petir terus menghilang
Ombak tsunami terus tenang
Aku pasrah dengan apa yang bakal mendatang

Lalu kau angkat wajahmu
dan melemparkan senyuman
pesona dihatiku datang bertamu
bagaikan bebunga yang penuh di taman

🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s